NERV PEST adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengendalian hama, Kami memberi komitmen membantu mengatasi permasalahan hama sampai ke akarakarnya. Dengan mengedepankan integrated pest manajemen serta menggunakan teknologi terbaru, team tersertifikasi, multitalent, dan berkompeten.
FLYING TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama terbang atau Flying Insect. Metode ini berkonsentrasi pada area yang berpotensi sebagai tempat bersarang, akses dan berkembang biak bagi hama jenis ini. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.
KEUNGGULAN
Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.
METODE
Penutupan celah atau lubang pada atap atau langit-langit menjadi bagian wajib dalam metode ini
Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi (Outdoor)
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali
GROUND TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama merayap atau Crawling Insect. Metode ini berkonsentrasi kepada area atau tempat dimana hama yang termasuk dalam jenis ini bersarang dan berinvestasi. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.
KEUNGGULAN
Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.
METODE
Pembersihan dengan cara High Presure
Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi
Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali
Inovasi Pengendalian hama tikus oleh nerv pest menggunakan perpaduan berbagai macam metode yang mengedepankan konsep integrated Pest Management. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam pengendalian hama pada area yang mengalami resistensi.
KEUNGGULAN
Nerv Pest memberikan treatment yang mampu mengurangi investasi hama hingga fase muda atau awal terbentuknya koloni hama tikus. Hal ini dapat dibuktikan dengan penggunaan beragai macam metode yang mampu mengendalikan dari berbagai macam sector, faktor dan berbagai macam kemungkinan yang mengundang hama tikus masuk kedalam area.
Umpan yang digunakan atau bahan kimia yang digunakan telah disesuaikan dengan kebiasaan hama tikus yang memiliki keistimewaan dalam indra perasa dan penciuman sehingga mampu menjangkau berbagai jenis hama tikus yang ada pada umumnya.
METODE
Bahan kimia atau umpan dikemas dalam wadah yang melindungi dari kontaminasi terhadap produk dan karyawan atau manusia.
Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode Convensional atau fisik dan mekanik apabila dalam suatu area populasi hama tikus mengalami ledakan populasi yang sudah dalam level membahayakan
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali