Cara menangani masalah serangga terbang

FLYING CONTROL (FLYING TREATMENT)

APA ITU FLYING TREATMENT?

FLYING TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama terbang atau Flying Insect. Metode ini berkonsentrasi pada area yang berpotensi sebagai tempat bersarang, akses dan berkembang biak bagi hama jenis ini. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.

KEUNGGULAN

  • Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
  • Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.

METODE

  1. Penutupan celah atau lubang pada atap atau langit-langit menjadi bagian wajib dalam metode ini
  2. Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi (Outdoor)
  3. Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
  4. Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
  5. Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali

CRAWLING CONTROL (GROUND TREATMENT)

Serangga Semut

APA ITU GROUND TREATMENT?

Ground treatment

GROUND TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama merayap atau Crawling Insect. Metode ini berkonsentrasi kepada area atau tempat dimana hama yang termasuk dalam jenis ini bersarang dan berinvestasi. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.

KEUNGGULAN

  • Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
  • Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.

METODE

  1. Pembersihan dengan cara High Presure
  2. Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi
  3. Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
  4. Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
  5. Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
  6. Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali

Apa itu Rodent Control & Rodent Treatment

pest control

RODENT CONTROL (RODENT TREATMENT)

Rodent Control

APA ITU RODENT TREATMENT?

Inovasi Pengendalian hama tikus oleh nerv pest menggunakan perpaduan berbagai macam metode yang mengedepankan konsep integrated Pest Management. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam pengendalian hama pada area yang mengalami resistensi.

KEUNGGULAN

  • Nerv Pest memberikan treatment yang mampu mengurangi investasi hama hingga fase muda atau awal terbentuknya koloni hama tikus. Hal ini dapat dibuktikan dengan penggunaan beragai macam metode yang mampu mengendalikan dari berbagai macam sector, faktor dan berbagai macam kemungkinan yang mengundang hama tikus masuk kedalam area.
  • Umpan yang digunakan atau bahan kimia yang digunakan telah disesuaikan dengan kebiasaan hama tikus yang memiliki keistimewaan dalam indra perasa dan penciuman sehingga mampu menjangkau berbagai jenis hama tikus yang ada pada umumnya.

METODE

  1. Bahan kimia atau umpan dikemas dalam wadah yang melindungi dari kontaminasi terhadap produk dan karyawan atau manusia.
  2. Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
  3. Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
  4. Penggunaan metode Convensional atau fisik dan mekanik apabila dalam suatu area populasi hama tikus mengalami ledakan populasi yang sudah dalam level membahayakan
  5. Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali