NERV PEST adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengendalian hama, Kami memberi komitmen membantu mengatasi permasalahan hama sampai ke akarakarnya. Dengan mengedepankan integrated pest manajemen serta menggunakan teknologi terbaru, team tersertifikasi, multitalent, dan berkompeten.
FUMIGASI merupakan salah satu metode dalam pembasmian hama menggunakan gas yang bersifat beracun dan dalam area atau lokasi yang kedap udara. Penggunaan metode ini biasanya diutamakan kepada pengendalian hama gudang (STORED PRODUCT INSECT) baik gudang komoditi, arsip, dn lain-lain, serta pada transportasi darat, laut, maupun udara.
KEUNGGULAN
Keunggulan dari metode ini adalah dapat mengendalikan semua Stadia Hama (Telur, Larva, Pupa dan Dewasa) secara cepat. Mengingat dengan penggunaan bahan kimia berjenis gas ini dapat menjangkau area yang sulit untuk dijangkau oleh metode lain.
Memberikan rasa aman bagi pelanggan dalam menyimpan komoditi, arsip, dan lain-lain karena metode ini juga merupakan standart Internasional dalam prosedur penyimpanan yang rentan akan kontaminasi dengan hama gudang.
Melindungi setiap armada kendaraan anda bagi pelaku usaha transportasi dari kemungkinan kerusakan system kendaraan akibat hama dan keluhan dari pengguna jasa transportasi terkait kenyamanan dan keamanan dari hama.
METODE
Membuat area atau lokasi yang menjadi target kedap udara merupakan langkah yang wajib dilaksanakan
Meneliti kembali kemungkinan kebocoran menjadi prosedur penting dalam metode ini
Pemberian gas beracun dengan takaran dan dosis yang telah diperhitungkan
Proses akan dilakukan dalam jangka waktu yang telah diperhitungkan
Pengawasan dan pelaksanaan dilakukan oleh teknisi dan supervisor yang telah bersertifikat
TERMI-TRI merupakan program inovasi Nerv Pest dalam pelayanan yang diberikan untuk pengendalian hama rayap Pasca-Konstruksi. Treatment ini menggabungkan tiga metode agar memperoleh hasil yang maksimal dan meminimalisir aktifitas hama rayap, berikut merupakan ketiga metode:
G.I (GLOBE INJECTION)C.I (CELLULOSE INJECTION)B.I.S (BAITING IN SOIL)
KEUNGGULAN
Mengendalikan hama rayap secara tuntas pada kondisi Pasca-Konstruksi dengan penggabungan tiga metode yang membuat maksimal dalam proses pengendalian hama rayap terutama pada jenis rayap Macrotemes Gylvus, Microtemes sp dan Cryptotermes sp.
METODE
INDOOR
G.I (GLOBE INJECTION) Pengeboran pada kedua sisi pondasi diameter 0.6 – 0.8 mm kedalaman 20 – 30 cm dengan jarak 30 – 40 cm antar titik, kemudian disuntikkan larutan termitisida. Selesai pekerjaan lubang injeksi ditutup kembali dengan bahan sejenis sehingga kebali seperti semula.
C.I (CELLULOSE INJECTION) Pengeboran atau injeksi pada seluruh kayu atau benda dan perabotan lain yang mengandung selulosa dan telah terjangkit hama rayap. Penyemprotan juga dilaksanakan pada perabotan dan benda lain sejenis guna menghindari resiko kontaminasi dengan hama rayap.
OUTDOOR
B.I.S (BAITING IN SOIL) Instalasi Outdoor bait monitoring di bawah permukaan tanah terutama di area taman dan sekitar pondasi luar bangunan untuk memonitor aktifitas rayap (early warning) sekaligus mencegah rayap agar tidak menyerang bangunan.
TERMI-PIPE merupakan program hasil inovasi Nerv Pest dalam pelayanan yang diberikan untuk pengendalian hama rayap Pra-Konstruksi. Metode ini menggunakan system penanaman pipa sebagai media penyebar Termisida kedalam pondasi bangunan dan sekitarnya. Dengan meode ini, mempermudah dalam pengawasan dan me-refill termisida melalui lubang control yang telah dibuat.
KEUNGGULAN
Pengawasan dan pengisian ulang termisida sangat mudah dilakukan tanpa membuat lubang yang rentan akan resiko cacat fisik pada area atau bangunan.
Menggunakan bahan kimia atau Termisida yang terbaru dengan daya ikat yang lebih kuat dalam tanah
Garansi pelayanan yang lebih lama dengan adanya kemudahan yang tersaji pada metode ini.
Penyebaran Termisida yang lebih merata hingga kedalam bagian pondasi yang paling spesifik
METODE
Observasi atau survey dalam penentuan lokasi dan luas area menjadi hal penting dalam Treatment ini
Area pondasi merupakan area utama yang menjadi target treatment.
Pemasangan rangka pipa wajib diperhatikan mulai dari kualitas, kekuatan daya tampung, dan kesesuaian area.
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali
FLYING TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama terbang atau Flying Insect. Metode ini berkonsentrasi pada area yang berpotensi sebagai tempat bersarang, akses dan berkembang biak bagi hama jenis ini. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.
KEUNGGULAN
Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.
METODE
Penutupan celah atau lubang pada atap atau langit-langit menjadi bagian wajib dalam metode ini
Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi (Outdoor)
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali
GROUND TREATMENT merupakan inovasi terbaru yang diberikan oleh Nerv Pest dalam penanganan hama merayap atau Crawling Insect. Metode ini berkonsentrasi kepada area atau tempat dimana hama yang termasuk dalam jenis ini bersarang dan berinvestasi. Dengan tetap mengedepankan Integrated Pest Management (IPM), metode ini mampu mengendalikan hama dengan kondisi resistensi level tertinggi.
KEUNGGULAN
Mengendalikan investasi hama hingga seluruh stadia hama (Telur, Larva, Pupa, dan Dewasa) hal ini membuat proses pengendalian hama merayap efisien dan efektif.
Penekanan penggunaan bahan kimia dengan menggabungkan beberapa metode membuat efektifitas treatment ini lebih baik.
METODE
Pembersihan dengan cara High Presure
Penggunaan bahan kimia atau umpan pada area yang jauh dari jangkauan manusia, anak-anak, ataupun minimal dari kemungkinan kontaminasi
Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode additional treatment dalam kondisi ledakan populasi hama jenis ini.
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali
Inovasi Pengendalian hama tikus oleh nerv pest menggunakan perpaduan berbagai macam metode yang mengedepankan konsep integrated Pest Management. Hal ini akan sangat berpengaruh dalam pengendalian hama pada area yang mengalami resistensi.
KEUNGGULAN
Nerv Pest memberikan treatment yang mampu mengurangi investasi hama hingga fase muda atau awal terbentuknya koloni hama tikus. Hal ini dapat dibuktikan dengan penggunaan beragai macam metode yang mampu mengendalikan dari berbagai macam sector, faktor dan berbagai macam kemungkinan yang mengundang hama tikus masuk kedalam area.
Umpan yang digunakan atau bahan kimia yang digunakan telah disesuaikan dengan kebiasaan hama tikus yang memiliki keistimewaan dalam indra perasa dan penciuman sehingga mampu menjangkau berbagai jenis hama tikus yang ada pada umumnya.
METODE
Bahan kimia atau umpan dikemas dalam wadah yang melindungi dari kontaminasi terhadap produk dan karyawan atau manusia.
Penggunaan bahan kimia selain umpan akan dilakukan diluar area vital atau hanya pada area Outdoor
Penggunaan bahan non – poison atau tidak mengandung kimia berbahaya pada area vital ataupun area indoor
Penggunaan metode Convensional atau fisik dan mekanik apabila dalam suatu area populasi hama tikus mengalami ledakan populasi yang sudah dalam level membahayakan
Quality Control atau evaluasi kinerja akan dilakukan oleh supervisor setiap sebulan sekali serta oleh field biologist per 6 bulan sekali